Lenovo luncurkan notebook ,sasar UKM

UKM mengganti sepertiga dekstop dengan notebook secara bertahap.

Ilustrasi: ThinkPad X131e, Chromebook pertama dari Lenovo

Lenovo, vendor perangkat komputasi asal Taiwan, merespons perkembangan tren di kalangan usaha kecil menengah (UKM) yang mulai beralih dari menggunakan dekstop ke notebook.

Survei AMI Partners menyebutkan, kalangan UKM di negara-negara seperti Indonesia, India, Brasil, Meksiko dan Korea Selatan, sedang terjadi tren migrasi dari penggunaan desktop PC ke notebook. Menurut hasil survei pada sejumlah UKM, mereka mengganti sepertiga dekstop mereka dengan notebook secara bertahap.

"Ini terkait dengan tren mobile dan ukuran perusahaan yang berkembang, serta harga notebook semakin turun. Untuk itu, kami menyediakan produk baru untuk kalangan UKM," ujar Irene Santosa, Country Lead Small Medium Business Lenovo Indonesia di Jakarta, 26 Febuari 2013.

Untuk notebook segmen UKM, Irene mengatakan tahun ini menyiapkan notebook seri B dan V, yang mengusung laptop layar luas, multi-touch, yang dilengkapi sistem keamanan finger print.

Lini notebook Lenovo seri B terdapat dua varian, yaitu B480 dan B490 dengan banderol masing-masing Rp4,6 juta dan Rp4,1-4,9 juta. Pada seri V, Lenovo menghadirkan V480 dan V480c dengan harga masing-masing Rp8,9 juta dan Rp5,9 juta.

Lenovo V80c

Sementara untuk lini desktop, Lenovo tetap menawarkan jajaran produk baru, meliputi ThinkCentre Edge 72 dan Edge 92, dengan variasi harga mulai dari Rp5,8 juta sampai Rp11 juta.

Saat ini, Irene mengaku, komposisi seluruh produk PC Lenovo masih didominasi oleh produk konsumer, yakni 60 persen. Sementara 40 persen lainnya, adalah kategori komersil, termasuk produk SMB dan enterprise masing-masing mengambil porsi 50 persen.

0 comments:

Post a Comment